Di era banjir informasi, yang dipertarungkan bukan lagi sekadar fakta, melainkan cara fakta itu dikemas. Framing menjadi alat paling halus dalam membentuk opini mengangkat optimisme, menebar ketakutan, atau menggeser fokus dari substansi. Publik perlu bertanya: apakah yang kita baca adalah realitas utuh, atau realitas yang sudah dipilihkan sudut pandangnya? Tidak semua realitas berubah karena faktanya bergeser. Sering kali yang berubah hanyalah cara ia dibingkai. Di ruang pub