Jenderal Komunikator dan Intelektual Komjen Pol (Purn) Boy Rafli Amar Meninggalkan Jejak Penting Dalam Reformasi Komunikasi Kepolisian Republik Indonesia. Di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik Terhadap Aparat Penegak Hukum, Boy Rafli Mendorong Perubahan Paradigma: Dari Kepolisian Yang Tertutup Dan Reaktif Menuju Institusi Yang Sadar Bahwa Legitimasi Lahir Dari Komunikasi Yang Rasional Dan Terbuka. Di tengah wajah kepolisian yang kerap dipersepsikan keras dan reaktif, nama K