top of page


PENDIDIKAN JANGAN CUMA MENGAJARKAN JAWABAN, AJARKAN CARA BERPIKIR!
OPINI PENDIDIKAN - Beryl Aspar, M.Pd., Ph.D Ada persoalan mendasar yang layak kita tanyakan kepada dunia pendidikan: setelah bertahun-tahun duduk di bangku sekolah dan perguruan tinggi, apakah peserta didik benar-benar semakin mampu berpikir? Sebab pendidikan tidak boleh berhenti pada kemampuan menghafal materi, mengerjakan soal, mengejar nilai, lalu mendapatkan ijazah. Kalau setelah lulus seseorang hanya pandai mengulang jawaban dari buku, tetapi gagap ketika menghadapi pers
KavitaMedia
Sep 294 min read


PENDIDIKAN JANGAN BERHENTI PADA HAFALAN: KETIKA SEKOLAH GAGAL MENGAJARKAN CARA BERPIKIR
OPINI PENDIDIKAN — Dr. Mahmud Haris, M.Pd. Pengamat dan Pemerhati Pendidikan LSP3I Ada pertanyaan yang seharusnya lebih sering diajukan di ruang kelas: setelah bertahun-tahun belajar, apakah peserta didik benar-benar menjadi lebih mampu berpikir? Pertanyaan ini penting karena pendidikan terlalu mudah diukur dari sesuatu yang tampak: nilai, ijazah, jumlah materi yang selesai disampaikan, jumlah tugas yang dikumpulkan, atau kemampuan menjawab soal ujian. Padahal, pendidikan yan
KavitaMedia
Sep 296 min read


PENDIDIKAN MAKIN MODERN, MANUSIA MAKIN TAKUT
Ketika Sekolah dan Kampus Kehilangan Ruang Aman untuk Bertanya, Salah, dan Berbeda Pendidikan sering kali diukur dari apa yang mudah dilihat: gedung yang megah, ruang kelas ber-AC, internet berkecepatan tinggi, laboratorium modern, akreditasi, jumlah lulusan, publikasi, hingga deretan indikator mutu. Semua itu penting. Tetapi ada satu hal yang jauh lebih sulit diukur: apakah manusia yang berada di dalamnya merasa aman untuk menjadi manusia? Sebab mahasiswa bukan sekadar nomor
KavitaMedia
Sep 245 min read


SEKOLAH BUKAN PABRIK NILAI, TETAPI BENGKEL KARAKTER
Belajar dari Jepang: Menempa Karakter dan Kemandirian Sejak Bangku SD Ada bangsa yang mengajarkan anak-anaknya bagaimana mendapatkan nilai tinggi. Ada pula bangsa yang sejak sekolah dasar mengajarkan bagaimana menjadi manusia yang mampu mengurus dirinya sendiri. Di sinilah kita perlu berhenti sejenak dan bertanya: sebenarnya pendidikan kita sedang mencetak manusia, atau sekadar memproduksi angka di atas rapor? Jepang memberikan sebuah cermin yang menarik. Di sejumlah sekolah
KavitaMedia
Sep 243 min read


Sekolah Bisa Ramai, Pendidikan Bisa Sepi
Kita terlalu lama hidup dalam ilusi yang nyaman: bahwa sekolah otomatis berarti pendidikan. Anak masuk gerbang, pakai seragam, duduk rapi, buka buku, catat materi, kerjakan tugas, ikuti ujian, lalu pulang membawa angka. Semua terlihat “baik-baik saja”. Semua terlihat seperti pendidikan. Padahal, yang sering terjadi hanyalah rutinitas administratif yang kebetulan berlangsung di dalam gedung sekolah. Seragam bukan bukti seseorang terdidik.Absensi bukan bukti seseorang belajar.N
KavitaMedia
Sep 203 min read
bottom of page