Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu, Skom MIkom MKom - Ketua Bidang Kajian Digital Education & AI pada Lembaga Studi Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan Indonesia (LSP3I). Ada satu ironi besar dalam revolusi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI): ketika mesin semakin pintar memberikan jawaban, manusia justru semakin dituntut untuk mampu mengajukan pertanyaan yang tepat. Dulu, keunggulan seseorang diukur dari seberapa banyak pengetahuan yang dikuasai, seberapa cepat pekerjaa