top of page

Aksi Heroik Dokter Spesialis Anak Selamatkan Balita Kejang di Pesawat

  • Jan 31
  • 1 min read


Sebuah momen menegangkan sekaligus mengharukan terjadi dalam penerbangan Citilink rute Jakarta-Bengkulu. dr. Erli Meichory Viorika, Sp.A (akrab disapa dr. Ika), seorang dokter spesialis anak, dengan sigap memberikan pertolongan darurat kepada seorang balita berusia 20 bulan yang mengalami kejang demam di atas pesawat. ​Kronologi ​Peristiwa ini terjadi saat pesawat masih berada di landasan pacu dan bersiap untuk lepas landas (take-off).


Suasana kabin yang tenang mendadak pecah oleh teriakan histeris seorang ibu yang meminta pertolongan. Mendengar hal tersebut, dr. Ika langsung berlari menuju sumber suara. ​"Saat saya sampai, kondisi anak sudah membiru dan mengalami kejang di seluruh tubuh. Ini adalah kondisi gawat darurat yang mengancam nyawa serta berisiko menyebabkan kerusakan saraf otak jika tidak segera ditangani," ungkap dr. Ika.


​Penanganan Cepat di Tengah Keterbatasan ​Balita berinisial R tersebut diketahui mengalami kejang akibat demam tinggi yang dipicu oleh batuk dan pilek. Dalam situasi kritis tersebut, dr. Ika melakukan langkah-langkah medis darurat. ​Memberikan bantuan oksigen, memposisikan anak agar tidak tersedak saat muntah, dan membuka pakaian untuk membantu menurunkan suhu tubuh secara manual. ​


Setelah kejang berhenti dan kesadaran anak mulai pulih, dr. Ika memastikan kondisi balita tetap stabil. ​Keputusan Pilot dan Pendampingan Selama Penerbangan. ​Setelah berdiskusi dengan kapten pilot mengenai kondisi pasien, diputuskan bahwa pesawat tetap melanjutkan penerbangan. Demi keamanan, dr. Ika diminta pindah ke kursi depan agar bisa memantau kondisi balita tersebut secara langsung hingga mendarat.


​Berkat aksi cepat sang dokter dan kesigapan kru Citilink, balita R berhasil tiba di Bengkulu dengan selamat tanpa mengalami kejang berulang. ​ ​Kejadian ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk selalu waspada terhadap kenaikan suhu tubuh anak secara mendadak (demam) yang dapat memicu kejang, terutama saat melakukan perjalanan jauh.



 
 
 

Comments


©2012 Kavita Media. Makassar Sulawesi Selatan

bottom of page