KAVITA MEDIA NET, BALI – Prestasi perguruan tinggi dalam pemeringkatan internasional tidak seharusnya berhenti pada kebanggaan atas posisi di tingkat global. Pengakuan internasional harus menjadi modal untuk memperkuat kontribusi kampus terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Badri Munir Sukoco, dalam pembukaan QS Higher Ed Summit: Asia Pacif