KAVITA Media Net, Jakarta — Penguatan kepemimpinan perguruan tinggi tidak cukup berhenti pada peningkatan kapasitas rektor. Tantangan yang lebih besar adalah memastikan kemampuan tersebut berdampak pada perbaikan tata kelola, peningkatan mutu pendidikan, dan pemerataan kualitas antarkampus. Persoalan itu menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan APTISI Executive Rector Leadership Academy (AERLA) Angkatan I yang diikuti 40 rektor perguruan tinggi swasta (PTS) pada 21–23 O