Kasus dugaan korupsi pengadaan kapal pesiar yang menelan anggaran hingga Rp98 miliar kembali menyisakan kejanggalan serius. Proyek yang sejak awal digadang-gadang sebagai pengungkit sektor pariwisata Sulawesi Tenggara itu justru berakhir di meja hijau, menyisakan dugaan mark up anggaran, penyalahgunaan kewenangan, dan aliran pertanggungjawaban yang tak sepenuhnya terang. Di tengah jalannya persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kendari, satu fakta mencuat d