Muhammad Said Didu mengibaratkan upaya Presiden Prabowo melawan oligarki seperti mengambil madu dari sarang tawon penuh risiko dan perlawanan. Menurutnya, meski presiden telah memiliki “tongkat dan obor”, kekuatan itu belum berarti tanpa “korek api” berupa keberanian politik dan dukungan kekuasaan yang bebas dari cengkeraman kelompok kepentingan. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu kembali melontarkan kritik keras terhadap relasi kekuasaan dan oligarki di In