Dr. Ruslan Bahtiar, M.Pd (Pengamat dan Pemerhati Pendidikan LSP3I) Kurikulum terus berganti, jargon “progresif” dan “visioner” selalu dipasang di atas kertas, tapi guru di lapangan tetap kebingungan. Negara berbicara sebagai pakar, sementara mereka yang paling memahami murid guru cuma dijadikan “pelaksana perintah.” Hasilnya? Pendidikan berantakan, murid dirugikan, dan pengalaman guru diabaikan. Perubahan kurikulum di Indonesia kerap dijual dengan bahasa bombastis: progresi