top of page


EMPAT SKILL WAJIB DI ERA AI: PESAN TEGAS KETUA LSP3I, PENDIDIKAN TAK BOLEH SEKADAR MENCETAK PENGGUNA TEKNOLOGI
JAKARTA — Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin mampu menulis, menganalisis data, menyusun laporan, hingga menghasilkan karya visual dalam hitungan detik. Di tengah perubahan tersebut, dunia pendidikan menghadapi pertanyaan mendasar: apakah sekolah dan perguruan tinggi sedang mempersiapkan manusia yang mampu berpikir mandiri, atau justru melahirkan generasi yang semakin bergantung pada mesin? Pertanyaan itu mengemuka dalam seminar bertajuk “Pendidikan di Era
KavitaMedia
Oct 287 min read


ERA AI MENGUBAH SEGALANYA: GELAR SARJANA TAK LAGI MENJAMIN KESUKSESAN
Percepatan kecerdasan buatan mengubah standar kompetensi dan dunia kerja. Perguruan tinggi dituntut melampaui budaya mengejar ijazah dengan membangun kemampuan berpikir kritis, adaptasi teknologi, dan pembelajaran sepanjang hayat. KAVITA MEDIA NET, MAKASSAR — Gelar akademik sarjana, magister, hingga doktor tidak lagi bisa diperlakukan sebagai tiket otomatis menuju kesuksesan. Di tengah percepatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dunia sedang menghadapi perubah
KavitaMedia
Oct 114 min read


ARTIFICIAL TANPA INTELLIGENCE
Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu. Opini | KAVITA Media Net Kita sedang hidup di zaman yang aneh. Manusia menciptakan Artificial Intelligence (AI) untuk membuat mesin semakin cerdas, tetapi pada saat yang sama justru berisiko membuat manusia semakin malas berpikir. Ironinya, teknologi yang seharusnya memperkuat kecerdasan manusia mulai digunakan sebagai pengganti kecerdasan manusia. Di sinilah persoalannya. Artificial Intelligence tanpa human intelligence hanya akan menjadi artificia
KavitaMedia
Sep 253 min read


KETIKA AI MULAI MENJADI TEMAN SEKALIGUS PENGKRITIK ILMUWAN
“AI boleh membantu menemukan ilmu. Tetapi jangan sampai manusia kehilangan kemampuan untuk mempertanyakan kebenarannya.” Dulu manusia menggunakan AI untuk mencari jawaban. Kini pertanyaannya mulai berubah: bagaimana jika AI ikut mencari pertanyaan yang belum pernah terpikirkan manusia? Perkembangan kecerdasan buatan sedang memasuki wilayah yang jauh lebih serius daripada sekadar chatbot, mesin pencari, atau alat bantu menulis. AI mulai digunakan dalam proses penelitian ilmiah
KavitaMedia
Sep 242 min read


SEKOLAH BUKAN PABRIK NILAI, TETAPI BENGKEL KARAKTER
Belajar dari Jepang: Menempa Karakter dan Kemandirian Sejak Bangku SD Ada bangsa yang mengajarkan anak-anaknya bagaimana mendapatkan nilai tinggi. Ada pula bangsa yang sejak sekolah dasar mengajarkan bagaimana menjadi manusia yang mampu mengurus dirinya sendiri. Di sinilah kita perlu berhenti sejenak dan bertanya: sebenarnya pendidikan kita sedang mencetak manusia, atau sekadar memproduksi angka di atas rapor? Jepang memberikan sebuah cermin yang menarik. Di sejumlah sekolah
KavitaMedia
Sep 243 min read


AI MAKIN CERDAS, MANUSIA JUSTru BERISIKO MAKIN MALAS BERPIKIR
KAVITA MEDIA , TEKNOLOGI - OPINI: Alfian Ali, ST. MT. Ph.D Bahaya terbesar kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mungkin bukan ketika mesin mulai mampu mengerjakan pekerjaan manusia. Bahaya yang jauh lebih serius justru muncul ketika manusia mulai kehilangan kebutuhan untuk berubah, belajar, memahami, dan berpikir karena hampir semua proses kognitif dapat diserahkan kepada mesin. Inilah paradoks besar era AI. Teknologi yang seharusnya memperluas kemampuan manusia be
KavitaMedia
Sep 225 min read


MENGEMBALIKAN PENDIDIK SEBAGAI PUSAT GRAVITASI INTELEKTUAL
KAVITA MEDIA NET, PENDIDIKAN — OPINI Oleh: Prof. Sigit Setyo Hadi, Ketua Lembaga Studi Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan Indonesia (LSP3I) Ada satu pertanyaan yang semakin relevan di tengah perubahan pendidikan hari ini: apakah guru masih menjadi pusat gravitasi intelektual di ruang kelas, atau justru perlahan tersingkir oleh teknologi, algoritma, dan banjir informasi? Kalimat “Mengembalikan Pendidik sebagai Pusat Gravitasi Intelektual” bukan sekadar slogan. Ia adalah kr
KavitaMedia
Sep 223 min read


Sekolah Bisa Ramai, Pendidikan Bisa Sepi
Kita terlalu lama hidup dalam ilusi yang nyaman: bahwa sekolah otomatis berarti pendidikan. Anak masuk gerbang, pakai seragam, duduk rapi, buka buku, catat materi, kerjakan tugas, ikuti ujian, lalu pulang membawa angka. Semua terlihat “baik-baik saja”. Semua terlihat seperti pendidikan. Padahal, yang sering terjadi hanyalah rutinitas administratif yang kebetulan berlangsung di dalam gedung sekolah. Seragam bukan bukti seseorang terdidik.Absensi bukan bukti seseorang belajar.N
KavitaMedia
Sep 203 min read


Jangan Takut AI di Kelas: Yang Berbahaya Bukan Teknologinya, Tapi Siswa yang Tak Dilatih Berpikir Kritis
Berita Fokus Melarang siswa menggunakan AI bukan solusi, justru itu bentuk ketakutan pendidikan terhadap masa depan. Dunia tidak sedang bergerak mundur ke era hafalan, tetapi melaju ke era analisis, sintesis, dan pengambilan keputusan berbasis informasi. Jika sekolah hanya sibuk memblokir AI, maka yang sebenarnya diblokir adalah kesiapan generasi menghadapi realitas kerja yang sesungguhnya. Yang perlu diajarkan bukan “jangan pakai AI”, melainkan “jangan percaya mentah-mentah
KavitaMedia
Feb 252 min read
bottom of page