top of page


Ketika Berita, Gambar, Video Bisa Berbohong, Direkayasa: Cara Memverifikasi Berita/Gambar/Video (termasuk yang dibuat AI).
OPINI | LITERASI DIGITAL, MEDIA, DAN KECERDASAN ARTIFISIAL Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu S.Kom M.Ikom M.Kom ( Pengkaji Literasi Digital, Transformasi Digital, dan Kecerdasan Artifisial AI. Ketua Bidang Kajian Digital Education & AI – LSP3I ) Di era kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), masyarakat sedang menghadapi tantangan baru yang jauh lebih kompleks daripada sekadar maraknya berita bohong. Kita memasuki zaman ketika kebohongan dapat diproduksi dengan sangat mey
KavitaMedia
54 minutes ago10 min read


DI ERA AI, ORANG YANG SEKADAR PINTAR BISA TERSINGKIR: YANG BERTAHAN ADALAH MEREKA YANG MAMPU BERPIKIR
Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu, Skom MIkom MKom - Ketua Bidang Kajian Digital Education & AI pada Lembaga Studi Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan Indonesia (LSP3I). Ada satu ironi besar dalam revolusi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI): ketika mesin semakin pintar memberikan jawaban, manusia justru semakin dituntut untuk mampu mengajukan pertanyaan yang tepat. Dulu, keunggulan seseorang diukur dari seberapa banyak pengetahuan yang dikuasai, seberapa cepat pekerjaa
KavitaMedia
Oct 257 min read


INVESTASI PENGETAHUAN BUKAN PILIHAN, MELAINKAN SYARAT BERTAHAN DI ERA KOMPLEKSITAS
Opini Prof. Dr. Sigit Setyo Hadi, M.Ed. Ketua Lembaga Studi, Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan Indonesia (LSP3I) Kita sedang hidup dalam zaman ketika informasi melimpah, teknologi berkembang pesat, kecerdasan buatan semakin canggih, tetapi kemampuan manusia memahami persoalan tidak otomatis ikut meningkat. Inilah paradoks zaman: akses terhadap informasi semakin mudah, sementara kemampuan memilah kebenaran, membaca konteks, dan mengambil keputusan yang tepat justru menjad
KavitaMedia
Oct 164 min read


Ketika AI Diberi Kuasa, Privasi Manusia Bisa Menjadi Taruhan
Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu, S.Kom., M.IKom., M.Kom. Pengamat Pendidikan Digital dan Kecerdasan Artifisial Dulu, kita menggunakan ChatGPT untuk hal-hal sederhana. Menanyakan resep masakan, mencari inspirasi tulisan, menyusun surat lamaran pekerjaan, atau meminta bantuan merapikan sebuah gagasan. Kita bertanya, AI menjawab. Kita menerima, mengoreksi, atau menolak jawabannya. Kendali tetap berada di tangan manusia. Namun, perkembangan kecerdasan artifisial kini memasuki babak yan
KavitaMedia
Oct 117 min read


Kampus Jangan Sekadar Mengadopsi AI, Bangun Tata Kelola dan Literasinya
Pemanfaatan AI dalam pendidikan harus memperkuat daya kritis, integritas akademik, dan kreativitas mahasiswa. Kampus tidak boleh sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi harus menjadi penjaga nalar, etika, dan tanggung jawab intelektual. Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu, S.Kom., M.IKom., M.Kom. Ketua Bidang Kajian Digital Education & AI – LSP3I Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah memasuki ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang penelitian, bahkan prose
KavitaMedia
Oct 98 min read


DI ERA AI, KEBODOHAN BUKAN LAGI SEKADAR KETIDAKTAHUAN, TETAPI RISIKO PERADABAN
Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu, S.Kom., M.IKom., M.Kom. Ketua Bidang Kajian Digital Education & AI – LSP3I Ada satu ancaman serius yang kerap luput dari perhatian kita ketika berbicara tentang masa depan bangsa: masyarakat yang semakin mudah mengakses informasi, tetapi belum tentu semakin mampu memahami kebenaran. Informasi berlimpah, teknologi semakin canggih, kecerdasan buatan berkembang pesat, tetapi kemampuan berpikir kritis justru menjadi pekerjaan rumah yang tidak boleh dire
KavitaMedia
Oct 97 min read


KETIKA ALGORITMA MENJADI BOS BARU KEHIDUPAN MANUSIA
Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu, S.Kom M.Ikom M.Kom Algoritma tidak lagi sekadar menghitung. Ia memilih apa yang kita lihat, menentukan apa yang kita dengar, memprediksi apa yang kita inginkan dan perlahan ikut membentuk cara kita berpikir. - YAT Ada sebuah perubahan besar yang berlangsung nyaris tanpa suara. Kita tidak melihat pabrik raksasa. Tidak mendengar suara mesin produksi. Tidak melihat buruh berbaris di dalam ruang industri. Tetapi setiap kali kita membuka media sosial, me
KavitaMedia
Sep 305 min read


AI MAKIN CERDAS, MANUSIA MAKIN KEHILANGAN KENDALI?
KAVITA Media Net — Ada sesuatu yang jauh lebih serius daripada sekadar perlombaan membuat chatbot semakin pintar. Yang sedang dipertaruhkan adalah pertanyaan yang jauh lebih mendasar: Jika suatu hari kecerdasan buatan mampu memperbaiki dan meningkatkan dirinya sendiri, siapa yang sebenarnya memegang kendali? Pertanyaan ini bukan lagi sekadar bahan film fiksi ilmiah. Pada September 2026, Jacob Coxon, mantan peneliti Anthropic yang sebelumnya juga bekerja di OpenAI, mengundurka
KavitaMedia
Sep 294 min read


ARTIFICIAL TANPA INTELLIGENCE
Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu. Opini | KAVITA Media Net Kita sedang hidup di zaman yang aneh. Manusia menciptakan Artificial Intelligence (AI) untuk membuat mesin semakin cerdas, tetapi pada saat yang sama justru berisiko membuat manusia semakin malas berpikir. Ironinya, teknologi yang seharusnya memperkuat kecerdasan manusia mulai digunakan sebagai pengganti kecerdasan manusia. Di sinilah persoalannya. Artificial Intelligence tanpa human intelligence hanya akan menjadi artificia
KavitaMedia
Sep 253 min read


AI MAKIN CERDAS, MANUSIA JUSTru BERISIKO MAKIN MALAS BERPIKIR
KAVITA MEDIA , TEKNOLOGI - OPINI: Alfian Ali, ST. MT. Ph.D Bahaya terbesar kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mungkin bukan ketika mesin mulai mampu mengerjakan pekerjaan manusia. Bahaya yang jauh lebih serius justru muncul ketika manusia mulai kehilangan kebutuhan untuk berubah, belajar, memahami, dan berpikir karena hampir semua proses kognitif dapat diserahkan kepada mesin. Inilah paradoks besar era AI. Teknologi yang seharusnya memperluas kemampuan manusia be
KavitaMedia
Sep 225 min read


MENGEMBALIKAN PENDIDIK SEBAGAI PUSAT GRAVITASI INTELEKTUAL
KAVITA MEDIA NET, PENDIDIKAN — OPINI Oleh: Prof. Sigit Setyo Hadi, Ketua Lembaga Studi Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan Indonesia (LSP3I) Ada satu pertanyaan yang semakin relevan di tengah perubahan pendidikan hari ini: apakah guru masih menjadi pusat gravitasi intelektual di ruang kelas, atau justru perlahan tersingkir oleh teknologi, algoritma, dan banjir informasi? Kalimat “Mengembalikan Pendidik sebagai Pusat Gravitasi Intelektual” bukan sekadar slogan. Ia adalah kr
KavitaMedia
Sep 223 min read


Copy-Paste dari AI: Mencari Arti Pendidikan di Era Kecerdasan Buatan
Oleh : Dr. Sapri Mardan (Pengamat Pendidikan LSP3I) Bayangkan seorang siswa mendapat tugas membuat esai sejarah dua halaman. Ia tidak lagi membuka buku paket atau mencatat poin-poin penting. Ia membuka ChatGPT , atau beralih ke Google Gemini , bahkan menggunakan Microsoft Copilot . Ia mengetik satu perintah singkat. Dalam 30 detik, esai selesai rapi, sistematis, lengkap dengan kesimpulan. Fenomena ini bukan fiksi. AI kini mampu meringkas buku, menjawab soal matematika, menyus
KavitaMedia
Feb 253 min read


Jangan Takut AI di Kelas: Yang Berbahaya Bukan Teknologinya, Tapi Siswa yang Tak Dilatih Berpikir Kritis
Berita Fokus Melarang siswa menggunakan AI bukan solusi, justru itu bentuk ketakutan pendidikan terhadap masa depan. Dunia tidak sedang bergerak mundur ke era hafalan, tetapi melaju ke era analisis, sintesis, dan pengambilan keputusan berbasis informasi. Jika sekolah hanya sibuk memblokir AI, maka yang sebenarnya diblokir adalah kesiapan generasi menghadapi realitas kerja yang sesungguhnya. Yang perlu diajarkan bukan “jangan pakai AI”, melainkan “jangan percaya mentah-mentah
KavitaMedia
Feb 252 min read
bottom of page