top of page


EMPAT SKILL WAJIB DI ERA AI: PESAN TEGAS KETUA LSP3I, PENDIDIKAN TAK BOLEH SEKADAR MENCETAK PENGGUNA TEKNOLOGI
JAKARTA — Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin mampu menulis, menganalisis data, menyusun laporan, hingga menghasilkan karya visual dalam hitungan detik. Di tengah perubahan tersebut, dunia pendidikan menghadapi pertanyaan mendasar: apakah sekolah dan perguruan tinggi sedang mempersiapkan manusia yang mampu berpikir mandiri, atau justru melahirkan generasi yang semakin bergantung pada mesin? Pertanyaan itu mengemuka dalam seminar bertajuk “Pendidikan di Era
KavitaMedia
Oct 287 min read


Ketika AI Diberi Kuasa, Privasi Manusia Bisa Menjadi Taruhan
Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu, S.Kom., M.IKom., M.Kom. Pengamat Pendidikan Digital dan Kecerdasan Artifisial Dulu, kita menggunakan ChatGPT untuk hal-hal sederhana. Menanyakan resep masakan, mencari inspirasi tulisan, menyusun surat lamaran pekerjaan, atau meminta bantuan merapikan sebuah gagasan. Kita bertanya, AI menjawab. Kita menerima, mengoreksi, atau menolak jawabannya. Kendali tetap berada di tangan manusia. Namun, perkembangan kecerdasan artifisial kini memasuki babak yan
KavitaMedia
Oct 117 min read


Mengenal Dr. Ir. Dimitri Mahayana, M.Eng., CISA, ATD: Ilmuwan Teknologi Informasi dan Komunikasi ITB
Dari ruang akademik ITB hingga transformasi digital industri, Dimitri Mahayana mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak cukup diukur dari kecanggihan mesin, tetapi juga dari kemampuannya menjaga martabat, kesadaran, dan kebijaksanaan manusia. Di tengah percepatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengubah lanskap pendidikan, industri, dan kehidupan sosial, nama Dr. Ir. Dimitri Mahayana, M.Eng. hadir dalam percakapan mengenai masa depan teknologi informasi
KavitaMedia
Oct 116 min read


TANTANGAN SARJANA DI ERA AI: GELAR TINGGI TAK LAGI MENJAMIN, MENTALITAS BELAJAR JADI PENENTU
Yusrin Ahmad Tosepu: Ketika Sarjana Sibuk Mencari Kerja, Mereka yang Terus Belajar Justru Menciptakan Produk dan Pasar Baru JAKARTA, KAVITA MEDIA — Gelar sarjana, magister, hingga doktor tidak lagi bisa diperlakukan sebagai tiket otomatis menuju kesuksesan. Di tengah percepatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dunia sedang menghadapi perubahan besar yang menggeser standar kompetensi, cara bekerja, hingga peta persaingan sumber daya manusia. Pesan kritis itu dis
KavitaMedia
Oct 106 min read


PENDIDIKAN JANGAN CUMA MENGAJARKAN JAWABAN, AJARKAN CARA BERPIKIR!
OPINI PENDIDIKAN - Beryl Aspar, M.Pd., Ph.D Ada persoalan mendasar yang layak kita tanyakan kepada dunia pendidikan: setelah bertahun-tahun duduk di bangku sekolah dan perguruan tinggi, apakah peserta didik benar-benar semakin mampu berpikir? Sebab pendidikan tidak boleh berhenti pada kemampuan menghafal materi, mengerjakan soal, mengejar nilai, lalu mendapatkan ijazah. Kalau setelah lulus seseorang hanya pandai mengulang jawaban dari buku, tetapi gagap ketika menghadapi pers
KavitaMedia
Sep 294 min read


Copy-Paste dari AI: Mencari Arti Pendidikan di Era Kecerdasan Buatan
Oleh : Dr. Sapri Mardan (Pengamat Pendidikan LSP3I) Bayangkan seorang siswa mendapat tugas membuat esai sejarah dua halaman. Ia tidak lagi membuka buku paket atau mencatat poin-poin penting. Ia membuka ChatGPT , atau beralih ke Google Gemini , bahkan menggunakan Microsoft Copilot . Ia mengetik satu perintah singkat. Dalam 30 detik, esai selesai rapi, sistematis, lengkap dengan kesimpulan. Fenomena ini bukan fiksi. AI kini mampu meringkas buku, menjawab soal matematika, menyus
KavitaMedia
Feb 253 min read
bottom of page