top of page


Didik J. Rachbini Kritik Jokowi dan Gibran: Ketika Etika Kekuasaan Dipertanyakan, Generasi Bangsa Menjadi Taruhan
KAVITA Media Net, Jakarta — Kritik Guru Besar sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, terhadap Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka membuka kembali perdebatan tentang etika kekuasaan, independensi lembaga negara, dan kualitas demokrasi Indonesia. Bagi Didik, polemik pencalonan Gibran sebagai wakil presiden bukan sekadar persoalan siapa yang menduduki jabatan, melainkan ujian bagi institusi demokrasi ketika kepentingan keluarga bersinggungan dengan
KavitaMedia
Oct 102 min read


Rocky Gerung: Indonesia Bukan Kekurangan Orang Pintar, Tapi Kelebihan Penjilat Kekuasaan
Pernyataan Rocky Gerung bahwa masalah bangsa ini bukan minimnya orang cerdas, melainkan melimpahnya penjilat kekuasaan, kembali menampar ruang publik. Di tengah budaya birokrasi yang makin alergi kritik, banyak nalar sehat memilih diam demi rasa aman. Ketika pujian lebih dihargai daripada kejujuran, kebijakan lahir tanpa koreksi dan kemajuan pun tersendat oleh ketakutan untuk bersikap jujur. Pernyataan Rocky Gerung bahwa masalah bangsa ini bukan kekurangan orang pintar, mel
KavitaMedia
Feb 182 min read


Budaya Menjilat Dan Nepotisme Merusak Meritokrasi, Menghambat Profesionalisme Menciptakan Pemerintahan Kaku Feodal
Opini / Tajuk Rencana Kavita Media Di tengah gencarnya jargon reformasi birokrasi, praktik budaya menjilat dan nepotisme masih menjadi bayangan gelap dalam pemerintahan pusat maupun daerah. Ketika loyalitas palsu lebih dihargai daripada kompetensi, dan jabatan diberikan karena kedekatan bukan kecakapan, maka meritokrasi runtuh perlahan. Dampaknya bukan hanya pada etika kekuasaan, tetapi pada kualitas kebijakan dan masa depan pelayanan publik. Di tengah wacana reformasi birokr
KavitaMedia
Feb 183 min read
bottom of page