top of page


SESJEN KEMDIKTISAINTEK: PERINGKAT GLOBAL BUKAN TUJUAN AKHIR, KAMPUS HARUS BERI DAMPAK NYATA BAGI MASYARAKAT
KAVITA MEDIA NET, BALI – Prestasi perguruan tinggi dalam pemeringkatan internasional tidak seharusnya berhenti pada kebanggaan atas posisi di tingkat global. Pengakuan internasional harus menjadi modal untuk memperkuat kontribusi kampus terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Badri Munir Sukoco, dalam pembukaan QS Higher Ed Summit: Asia Pacif
KavitaMedia
4 days ago3 min read


Target PLTS 100 GW dan Hilirisasi Mineral: Indonesia Didorong Menguasai Teknologi, Bukan Sekadar Menjual Sumber Daya
Ambisi kemandirian energi tidak cukup diukur dari besarnya kapasitas pembangkit atau melimpahnya cadangan mineral. Ukuran sesungguhnya adalah kemampuan Indonesia menguasai teknologi, membangun industri pendukung, dan menciptakan nilai tambah di dalam negeri. Rubrik: Ekonomi dan Energi | Sains & Teknologi Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) KAVITA Media Net, Jakarta — Pemerintah menghadapi pekerjaan besa
KavitaMedia
Oct 305 min read


SASTIA PRAMA PUTRI: ILMUAN DARI ITB KINI JADI PROFESOR ELITE DI JEPANG
Kavita Media Net, JAKARTA — Perempuan yang menjadi ibu kerap dihadapkan pada pilihan yang seharusnya tidak perlu dipertentangkan: mengurus keluarga atau mengejar cita-cita, mendampingi anak atau membangun karier, menjalankan peran domestik atau memimpin dunia akademik. Seolah-olah, ketika seorang perempuan memilih menjadi ibu, ambisi intelektualnya harus ikut dikecilkan. Sastia Prama Putri mematahkan cara pandang semacam itu. Namun, keberhasilannya seharusnya tidak berhenti m
KavitaMedia
Oct 125 min read


Brian Yuliarto Tantang Kampus Hasilkan Uang dari Riset: Ilmu Jangan Berhenti di Jurnal, Harus Berdampak!
KAVITA Media Net, Bandung — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi mengubah cara pandang terhadap riset dan inovasi. Kampus tidak cukup hanya menghasilkan publikasi ilmiah dan mengejar reputasi akademik. Pengetahuan yang dikembangkan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, melahirkan inovasi, serta menciptakan nilai tambah, termasuk secara ekonomi. Pesan tersebut disampaikan Brian dalam Akademi Kepemimpin
KavitaMedia
Oct 93 min read
bottom of page