top of page


LAWAN-LAWAN JOKOWI DI LINGKARAN ISTANA: KETIKA PARA PENGKRITIK KEKUASAAN MASUK KE JANTUNG KEKUASAAN
Dari barisan perlawanan menuju lingkaran kekuasaan. Apakah ini rekonsiliasi politik, perluasan ruang pengaruh, atau ujian paling serius bagi konsistensi para pengkritik? Ada sebuah paradoks menarik dalam politik Indonesia: orang-orang yang dahulu dikenal lantang mengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), kini namanya dikaitkan dengan dinamika kekuasaan di sekitar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Rocky Gerung, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Margarito Kamis
KavitaMedia
4 days ago5 min read


Rocky Gerung: Indonesia Bukan Kekurangan Orang Pintar, Tapi Kelebihan Penjilat Kekuasaan
Pernyataan Rocky Gerung bahwa masalah bangsa ini bukan minimnya orang cerdas, melainkan melimpahnya penjilat kekuasaan, kembali menampar ruang publik. Di tengah budaya birokrasi yang makin alergi kritik, banyak nalar sehat memilih diam demi rasa aman. Ketika pujian lebih dihargai daripada kejujuran, kebijakan lahir tanpa koreksi dan kemajuan pun tersendat oleh ketakutan untuk bersikap jujur. Pernyataan Rocky Gerung bahwa masalah bangsa ini bukan kekurangan orang pintar, mel
KavitaMedia
Feb 182 min read


Kritik terhadap Pejabat Bukan Penghinaan
Dalam teori demokrasi, kritik terhadap pejabat publik bukanlah tindakan ofensif, melainkan mekanisme akuntabilitas kekuasaan. Jabatan publik adalah konstruksi institusional yang lahir dari mandat rakyat, bukan perpanjangan identitas personal. Karena itu, kritik secara inheren ditujukan pada kebijakan, proses pengambilan keputusan, serta dampaknya bagi masyarakat luas bukan pada kehidupan pribadi atau martabat individual pejabat. Masalah muncul ketika pejabat menyamakan kritik
KavitaMedia
Feb 82 min read
bottom of page