top of page


Ketika Berita, Gambar, Video Bisa Berbohong, Direkayasa: Cara Memverifikasi Berita/Gambar/Video (termasuk yang dibuat AI).
OPINI | LITERASI DIGITAL, MEDIA, DAN KECERDASAN ARTIFISIAL Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu S.Kom M.Ikom M.Kom ( Pengkaji Literasi Digital, Transformasi Digital, dan Kecerdasan Artifisial AI. Ketua Bidang Kajian Digital Education & AI – LSP3I ) Di era kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), masyarakat sedang menghadapi tantangan baru yang jauh lebih kompleks daripada sekadar maraknya berita bohong. Kita memasuki zaman ketika kebohongan dapat diproduksi dengan sangat mey
KavitaMedia
1 hour ago10 min read


DI ERA AI, ORANG YANG SEKADAR PINTAR BISA TERSINGKIR: YANG BERTAHAN ADALAH MEREKA YANG MAMPU BERPIKIR
Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu, Skom MIkom MKom - Ketua Bidang Kajian Digital Education & AI pada Lembaga Studi Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan Indonesia (LSP3I). Ada satu ironi besar dalam revolusi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI): ketika mesin semakin pintar memberikan jawaban, manusia justru semakin dituntut untuk mampu mengajukan pertanyaan yang tepat. Dulu, keunggulan seseorang diukur dari seberapa banyak pengetahuan yang dikuasai, seberapa cepat pekerjaa
KavitaMedia
Oct 257 min read


TANTANGAN SARJANA DI ERA AI: GELAR TINGGI TAK LAGI MENJAMIN, MENTALITAS BELAJAR JADI PENENTU
Yusrin Ahmad Tosepu: Ketika Sarjana Sibuk Mencari Kerja, Mereka yang Terus Belajar Justru Menciptakan Produk dan Pasar Baru JAKARTA, KAVITA MEDIA — Gelar sarjana, magister, hingga doktor tidak lagi bisa diperlakukan sebagai tiket otomatis menuju kesuksesan. Di tengah percepatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dunia sedang menghadapi perubahan besar yang menggeser standar kompetensi, cara bekerja, hingga peta persaingan sumber daya manusia. Pesan kritis itu dis
KavitaMedia
Oct 106 min read


DI ERA AI, KEBODOHAN BUKAN LAGI SEKADAR KETIDAKTAHUAN, TETAPI RISIKO PERADABAN
Oleh: Yusrin Ahmad Tosepu, S.Kom., M.IKom., M.Kom. Ketua Bidang Kajian Digital Education & AI – LSP3I Ada satu ancaman serius yang kerap luput dari perhatian kita ketika berbicara tentang masa depan bangsa: masyarakat yang semakin mudah mengakses informasi, tetapi belum tentu semakin mampu memahami kebenaran. Informasi berlimpah, teknologi semakin canggih, kecerdasan buatan berkembang pesat, tetapi kemampuan berpikir kritis justru menjadi pekerjaan rumah yang tidak boleh dire
KavitaMedia
Oct 97 min read


Mengenal Lebih Dekat Yusrin Ahmad Tosepu, S.Kom., M.I.Kom., M.Kom.
Penulis, dan Penggiat Literasi Digital yang Menjembatani Teknologi, Komunikasi, Pendidikan, dan Informasi KAVITA Media Net, Makassar — Nama Yusrin Ahmad Tosepu, S.Kom., M.I.Kom., M.Kom. dikenal dalam sejumlah ruang akademik, penelitian, literasi digital, serta kajian komunikasi dan teknologi informasi. Kiprahnya memperlihatkan persinggungan antara dunia pendidikan, teknologi, komunikasi, penelitian, dan pengembangan literasi masyarakat di tengah perubahan digital. Yusrin lahi
KavitaMedia
Sep 303 min read


Penegakan Hukum Terbalik, Kriminalisasi Menguat: Distorsi Keadilan Kian Nyata
Ketua Kajian Data dan Informasi Kavita Media, Yusrin Ahmad Tosepu, mengkritik keras arah penegakan hukum yang dinilai semakin menyimpang dari prinsip keadilan. Ia menilai praktik yang “terbolak-balik” justru membuka ruang kriminalisasi dan memperparah distorsi keadilan dalam sistem peradilan. Praktik penegakan hukum yang dinilai semakin “terbolak-balik” memicu kritik keras dari kalangan pengamat. Ketua Kajian Data dan Informasi Kavita Media, Yusrin Ahmad Tosepu, menilai arah
KavitaMedia
Feb 152 min read


PTN di Persimpangan Jalan: Antara Pabrik Ijazah dan Pusat Lahirnya SDM Unggul
Oleh Yusrin Ahmad Tosepu, S.Kom. M.Ikom. M.Kom (Ketua Tim Kajian Studi dan Riset Lembaga Studi Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan Indonesia - LSP3I) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia berada di persimpangan krusial: di satu sisi menjadi simbol prestise akademik, di sisi lain ditagih sebagai mesin strategis pencetak SDM unggul dan penggerak inovasi nasional. Namun realitas lapangan jauh dari ekspektasi. Kapasitas terbatas, fokus pada kuantitas penerimaan mahasiswa, b
KavitaMedia
Feb 113 min read
bottom of page