top of page


LAWAN-LAWAN JOKOWI DI LINGKARAN ISTANA: KETIKA PARA PENGKRITIK KEKUASAAN MASUK KE JANTUNG KEKUASAAN
Dari barisan perlawanan menuju lingkaran kekuasaan. Apakah ini rekonsiliasi politik, perluasan ruang pengaruh, atau ujian paling serius bagi konsistensi para pengkritik? Ada sebuah paradoks menarik dalam politik Indonesia: orang-orang yang dahulu dikenal lantang mengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), kini namanya dikaitkan dengan dinamika kekuasaan di sekitar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Rocky Gerung, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Margarito Kamis
KavitaMedia
4 days ago5 min read


SAID DIDU PASANG TENGGAT 1 JANUARI 2027: INDONESIA HARUS BEBAS DARI DINASTI JOKOWI, PENGARUH POLITIK SOLO JADI SOROTAN
KAVITA MEDIA NET | OPINI POLITIK Pernyataan Muhammad Said Didu mengenai 1 Januari 2027 bukan sekadar kritik terhadap keluarga mantan Presiden Joko Widodo. Di balik seruan tersebut, tersimpan pertanyaan lebih besar tentang masa depan demokrasi Indonesia: sampai kapan pengaruh politik seseorang yang telah meninggalkan jabatan presiden tetap menjadi bagian dari perdebatan tentang arah pemerintahan? Melalui unggahan di media sosial X pada 4 November 2026, Said Didu membagikan vid
KavitaMedia
4 days ago3 min read


Didik J. Rachbini Kritik Jokowi dan Gibran: Ketika Etika Kekuasaan Dipertanyakan, Generasi Bangsa Menjadi Taruhan
KAVITA Media Net, Jakarta — Kritik Guru Besar sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, terhadap Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka membuka kembali perdebatan tentang etika kekuasaan, independensi lembaga negara, dan kualitas demokrasi Indonesia. Bagi Didik, polemik pencalonan Gibran sebagai wakil presiden bukan sekadar persoalan siapa yang menduduki jabatan, melainkan ujian bagi institusi demokrasi ketika kepentingan keluarga bersinggungan dengan
KavitaMedia
Oct 102 min read


Mengapa Presiden Prabowo Tak Kunjung Mencopot Kapolri?
Oleh : Alfian Ali (Sekretaris LKDI & Pimred Kavita Media) Sejak desakan Reformasi Polri kembali menguat pascakerusuhan demonstrasi Agustus lalu, satu tafsir segera mengemuka di ruang publik: reformasi berarti pencopotan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tafsir ini tidak lahir dari ruang kosong. Ia berangkat dari keyakinan lama bahwa problem Polri bukan semata struktural, melainkan juga soal kepemimpinan. Presiden Prabowo Subianto merespons cepat desakan itu. Ia menyetuju
KavitaMedia
Feb 62 min read


“Tak Ada yang Tak Bisa Diganti”: Ucapan Prabowo Diuji Desakan Publik Ganti Kapolri dan Reformasi Polri
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa “there’s no one that cannot be replaced” bukan sekadar kalimat retoris dalam pidato. Kalimat itu menjadi pesan politik yang kuat, bahkan berpotensi menjadi bumerang, ketika realitas pemerintahan diuji oleh desakan publik yang kian mengeras terutama terkait tuntutan pergantian Kapolri dan reformasi menyeluruh institusi Polri. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka APKASI Otonomi Expo 2025 di Kabupaten Tangerang, 28 Agust
KavitaMedia
Feb 42 min read
bottom of page